Sebulu Penghasil Cobek Kayu Ulin Kualitas Terbaik

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Pengrajin Cobek (ulekan) di Kecamatan Sebulu, kualitasnya dikenal bagus, pemasarannya hingga mancanegara, sebab hasil kerajinan cobek dibuat dari bahan dasar kayu ulin.

Camat Sebulu Edy Fahruddin mengatakan, di Kecamatan Sebulu dikenal sebagai pengrajin cobek, tepatnya di Desa Manunggal Daya dan desa Sebulu.

Cobek yang dibuat mereka berbeda dengan pengrajin lainnya, biasanya cobek dibuat dari bahan tanah liat atau batu, namun di sebulu dari kayu ulin.

"Mereka memanfaatkan kayu ulin sebagai sumber penghasilan mereka, mereka meminta limbah kayu ulin di Taman Nasional, tidak jadi masalah mengambil ukin bekas disana," kata Edi Fachruddin kepada Poskotakaltimnews, Jum'at (29/7/2022).

Pemasaran cobek dari Sebulu yakni di lokal, luar kota, luar pulau, hingga Singapura. Potensi ini perlu didukung dan dikembangkan, sehingga terwujudnya masyarakat yang sejahtera, sebab dengan berkarya bisa menjadikan suatu barang yang bernilai ekonomi.

"Semoga pemerintah daerah dapat memberikan wadah bagi pengrajin, sehingga memudahkan pekerjaan pengrajin dan pemasaran suatu produknya," sebutnya.

Untuk mencapai hal itu, tentu diperlukan sinergitas dengan OPD terkait seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar.

"Sebab OPD terkait bisa memberikan pembinaan, sarana dan prasarana, serta membantu marketnya," ungkapnya.

Sementara di era saat ini, semua berbasis digital, tidak menutup kemungkinan penjualan kedepan berbasis digital. Sumber Daya Manusia (SDM) juga harus dibentuk sejak dini, agar tertinggal dengan perkembangan jaman.

Sementara itu Kepala Desa Manunggal Daya Mas'ud menuturkan, di Desa Manunggal Daya ada 3 pengrajin cobek yang terbuat dari kayu ulin. Bahkan sejauh ini telah ada binaan untuk pengrajin dari perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI).

"Kami berharap kepada Ketua RT yang merupakan ujung tombaknya warga, dapat membuat kelompok dan mengajukan kepada pemerintah daerah untuk dilakukan pembinaan," ujar Mas'ud.

Menurutnya, dengan membuat suatu kerajinan cobek, dapat dijadikan penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sehingga hal ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat juga.

"Mereka (pengrajin) itu sudah lama puluhan tahun, mereka bisa menghidupi keluarganya dari suatu karya tersebut," pungkasnya.(*riz/adv)